Diposkan pada Akhlak dan Nasehat

Peluk dan Cium Ukhuwah

ukhuwah

Entah bagaimana aku menjelaskan rasa ini. Ini terasa berbeda dari biasanya, sepertinya. Ada banyak rasa yang bercampur jadi satu dalam tiap pelukan dan ciuman sore ini. Di dalamnya kutemukan cinta, rindu, haru, sedih, terima kasih, sayang, bangga, ah sungguh sulit diungkap lewat kata.

Lanjutkan membaca “Peluk dan Cium Ukhuwah”

Iklan
Diposkan pada Akhlak dan Nasehat

Sudah Ada Yang Bertamu?

Bertamu

Sejak kecil saya punya banyak teman, baik perempuan maupun laki-laki. Sampai sekarang pun demikian tapi tentu saja dengan berusaha mematuhi batasan-batasan yang sudah ditetapkan syariat. Lebih dari itu, dengan teman-teman, saya sudah jarang berkomunikasi karena kesibukan masing-masing dan juga karena aktiftas yang sudah berbeda-beda, kecuali dengan beberapa saja.

Lanjutkan membaca “Sudah Ada Yang Bertamu?”

Diposkan pada Akhlak dan Nasehat

Tanpa Gelar Bukanlah Kesalahan, Yang Salah Jika Tak Punya Cita-Cita!

cita-cita

Kalau bicara gelar, saya nggak ada apa-apanya. Saya hanya seseorang yang ijazah terakhirnya adalah SMU. Saya memang pernah berkuliah, dapat beasiswa, dapat IPK terbaik, tapi saya tidak mengakhirinya dengan sebuah gelar baru. Kenapa? Mungkin kalian mulai bertanya-tanya ^^

Lanjutkan membaca “Tanpa Gelar Bukanlah Kesalahan, Yang Salah Jika Tak Punya Cita-Cita!”

Diposkan pada Akhlak dan Nasehat, Aqidah

Tidak Ada Persamaan Gender Dalam Islam!

ladies gentelman

Sebagai seorang hamba yang telah berikrar Laa ilaha Illallah, Muhammad rasulullah, maka salah satu kewajiban kita selanjutnya adalah meyakini wahyu Allah yakni Al-qur’an dan Sunnah Rasulullah sebagai pedoman yang paling benar dan paling baik. Tidak ada yang bisa mengalahkan kebenaran wahyu Allah serta tidak ada yang bisa menandingi paham yang terkandung dalam Al-qur’an dan sunnah.

Lanjutkan membaca “Tidak Ada Persamaan Gender Dalam Islam!”

Diposkan pada Akhlak dan Nasehat

Untukmu Yang Memilih ‘DIAM’, Diam Tidak Selalu Emas!

tak acuh

Duhai kawan, bagaimana aku bisa diam saja tak peduli.

Aku memang orang yang tak acuh tapi tidak dalam hal agamaku.

Kau bilang tetap diam akan menjaga perasaan teman-temanmu, lalu bagaimana dengan Allah, bagaimana dengan saudara seimanmu? Tidakkah kau memikirkannya? Tidakkah kau tahu Allah cemburu bahkan marah pada pilihanmu itu.

Lanjutkan membaca “Untukmu Yang Memilih ‘DIAM’, Diam Tidak Selalu Emas!”

Diposkan pada Akhlak dan Nasehat, My Diary

Untuk Kau Yang Telah Jujur

langit-allah_642_l

Hai kau, kau yang telah jujur sejak awal.

Terima kasih karena telah menceritakan kepahitanmu yang paling pahit pada perempuan itu meski kau tahu akhir yang harus kau tanggung.

Dan yah, itulah yang harus kau rasakan saat ini, sebuah keputusan berat dari perempuan itu.

Lanjutkan membaca “Untuk Kau Yang Telah Jujur”