Keraguan Berbuah Keyakinan

Jiwa-jiwa tarbiyah

Selalu ada kisah di balik seseorang yang mendapatkan hidayah dari Allah. Seperti pula dia, wanita tinggi nan manis parasnya. Aku mengenalnya pertama kali ketika kami sama-sama mengikuti diklat pendidikan anak usia dini di salah satu lembaga pendidikan di Yogyakarta. Kala itu kami tergabung dalam satu angkatan yang pesertanya didominasi perempuan, hanya ada satu peserta laki-laki.

Baca lebih lanjut

Surat Untuk Kawan Lama

Surat untuk kawan lama

Kawan, ingatkah ketika kita masih sama-sama lugu. Belum mengerti arti hidup yang sesungguhnya. Kita sibuk mengejar cita-cita dunia. Sama-sama berjuang sekuat tenaga agar sampai ke sana. Kita kerahkan seluruh tenaga dan waktu untuk belajar, sampai-sampai kita tidak tertarik dan tidak mau terlibat di luar urusan akademik kita, termasuk enggan belajar agama. Kita merasa cukup dengan bekal pelajaran agama selama di SD, SMP, SMA, dan 2 sks di awal semester kuliah. Kita merasa cukup dengan ibadah kita. Kita merasa benar dengan semua yang kita amalkan. Ya, kita masih sangat lugu kala itu.

Baca lebih lanjut

Lomba Puisi – GELAR CIPTA PUISI QURANI (DL: 16 September 2016)

lomba menulis puisi

Memperingati Milad PARMUSI Ke-17, Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) mengundang umat Islam se-Indonesia untuk menulis puisi bernafaskan kitab suci al-Quran. Puisi dimaksud adalah puisi yang ditulis berdasarkan kajian al-Quran, baik dari aspek kajian nilai, norma, sejarah, harapan, janji dan peringatan, maupun kisah-kisah kemanusiaan, kenabian, serta ketuhanan. Puisi qurani adalah puisi yang bersumber dari kitab suci al-Quran.

Baca lebih lanjut

Modal Helm dan Kawan-Kawan Baik

kawan yang baik

Menyampaikan ilmu agama yang sudah kita pahami kepada orang lain adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan untuk kami. Dakwah, begitu kami biasa menyebutnya. Macam-macam cara berdakwah sangatlah banyak, ada yang berdakwah kepada orang lain dengan cara menyampaikannya secara langsung seperti mengisi halaqah, kajian, khutbah, tablik akbar, seminar, dan lain sebagainya. Ada juga yang tidak langsung, seperti lewat tulisan, foto, video, audio, dan lain-lain.

Baca lebih lanjut

Percakapan G & A – Pribadi Nyinyir

pribadi nyinyirGue: Sebel gue!

Aku: Sebel kenapa?

Gue: Itu loh, gue punya teman FB, hobinya tuh nyinyir apa aja yang dia nggak suka. Udah gitu kalau nulis status sukanya pakai kata-kata yang nggak enak dibaca. Misalnya aja tentang seragam kontingen Indonesia pas acara pembukaan Olimpiade Rio kemarin. Masa dia bilang seragam Indonesia kayak bungkusan permen. Belum lagi masalah gembong narkoba yang dihukum mati, dia bilang taubatnya si gembong narkoba cuma buat narik simpati, dia nyinyir sama jenggot dan keningnya yang ada bekas hitamnya.

Baca lebih lanjut

Percakapan G & A – Ta’aruf

ta'aruf

Gue: Lu tahu kan istilah ta’aruf?

Aku: Tau lah. Kan aku udah pernah.

Gue: Lu udah pernah ta’aruf? Tapi kok belum nikah juga? Atau on proses?

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: