Diposkan pada Akhlak dan Nasehat, My Diary

Untuk Kau Yang Telah Jujur

langit-allah_642_l

Hai kau, kau yang telah jujur sejak awal.

Terima kasih karena telah menceritakan kepahitanmu yang paling pahit pada perempuan itu meski kau tahu akhir yang harus kau tanggung.

Dan yah, itulah yang harus kau rasakan saat ini, sebuah keputusan berat dari perempuan itu.

Tolong maafkan perempuan itu. Ia hanya perempuan yang lemah, belum mampu membantumu untuk menopang bersama kekuranganmu.

Tolong maafkan dia.

Dia berdoa untukmu dalam diam dan tangis di dalam hati, semoga kau yang sejak awal jujur mendapatkan ganti yang lebih baik, lebih baik dari perempuan itu.

_Nurhudayanti Saleh_ (Wotu, 26/03/2017. Ketika kejujurannya menghantui)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s