Diposkan pada Akhlak dan Nasehat

Yang Beragama Pasti Sepakat

bersatu

Agama berarti aturan. Artinya setiap orang yang beragama adalah orang-orang yang mau diatur oleh aturan agamanya masing-masing. Indonesia adalah negara yang berketuhanan, artinya setiap penduduknya harus memiliki Tuhan alias beragama, hal itu pulalah yang menjadi sebab utama mengapa di KTP warga Indonesia harus ada kolom agama.

Nah, apapun agamanya saya yakin semua sepakat bahwa yang namanya perzinahan alias free sex atau yang semacamnya (sexi dance) adalah sesuatu yang terlarang. Ditambah lagi, kita adalah negara yang menganut adat ketimuran yang harusnya senantiasa menjaga norma-norma kesopanan. Sepakat?

Nah, ketika di suatu daerah terdapat tempat yang memfasilitasi hal terlarang tersebut apakah masyarakat di sekitarnya wajar jika merasa terganggu? Bayangkan, karena keberadaan tempat tersebut bukan tidak mungkin anggota keluarga kita akan menjadi korban. Tiba-tiba kita mendapat kabar bahwa anak perempuan kita menari-nari di hadapan para pria dengan pakaian seksi di tempat tersebut. Atau kita malah mendapati sendiri suami kita sedang duduk berduaan dengan wanita seksi di tempat tersebut. Apakah kita rela? Apakah kita sudi? Agama apapun kita, tentu kita tidak akan rela. Setuju?

Tempat tersebut pasti akan menimbulkan keresahan di masyarakat, maka tentu harus ada orang-orang yang pemberani dan berjiwa kesatria untuk menasehati dan menegur pemilik usaha tersebut karena jika hanya didiamkan, sampai kapanpun tentu tidak akan berhenti, malah akan semakin parah dan menjadi, lama-lama kita akan terbiasa dan akhirnya tidak peduli serta cuek-cuek saja padahal bisa jadi hal inilah yang diinginkan oleh mereka: kita cuek saja dengan dalih kebebasan dan HAM, padahal sekali lagi kita semua, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang beragama, yang punya aturan alias tidak memeluk paham liberal/kebebasan.

Karena itu dalam hal ini sebagai bangsa yang beragama kita harus bersatu melawan hal-hal yang menjadi sebab rusaknya generasi muda bangsa ini. Tentu saja melawan di sini bukanlah dengan kekerasan, namun dengan cara-cara yang baik. Jika terdapat tempat-tempat yang demikian di lingkungan kita, maka cepat laporkan kepada pihak yang berwajib dan berwenang sembari terus membekali keluarga kita dengan ajaran agama masing-masing.

Lalu pertanyaannya, bagaimana jika kita sudah melaporkan hal tersebut namun tidak juga ditindaki? Maka laporkan terus, laporkan lagi. Jangan pernah bosan. Sesungguhnya Allah melihat usaha setiap hamba. Bisa jadi, entah laporan yang keberapa, pihak berwajib akhirnya mau dengan serius menangani masalah tersebut.

Dan yang paling penting adalah persatuan. Ajak semua anggota masyarakat, agama apapun, suku apapun, jika memang benar-benar peduli dengan negara ini, dengan bangsa ini, dengan keluarga meraka, maka tentulah mereka akan tergerak hatinya untuk berasama-sama sepakat menolak hal-hal terlarang tersebut. Jangan sampai karena tidak bersatu, karena cuek-cuek saja dan hanya satu golongan saja yang bersemangat untuk bergerak, akhirnya pihak berwajib melihatnya hanya sebagai sentimental semata atas salah satu kelompok atau agama tertentu. Padahal sekali lagi ini bukan soal agama tertentu, ini murni soal keutuhan negeri ini.

Sampai di sini apakah kita masih sepakat? Masih sama-sama ingin menjaga kedamaian di masyarakat? Masih sama-sama menginginkan generasi muda bangsa ini tumbuh menjadi generasi yang sehat dan bermartabad? Masih ingin menjaga keluarga kita? Jika jawabannya -YA-, maka tunggu apalagi? Mari bersatu-padu membangun lingkungan kita, lingkungan yang bersih dari hal-hal yang terlarang bagi agama, pun bagi norma kesopanan yang menjadi ciri khas bangsa ini.

Wallahua’lam.

_Nurhudayanti Saleh_ (Makassar, 23/12/2016. Ketika kebenaran mulai terasa berat dipikul pun panas jika digenggam)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s