Diposkan pada Akhlak dan Nasehat

Inilah Gaya Pacaran Seorang Muslim

gaya pacaran seorang muslim

Di luar sana kita sangat sering disajikan berita tentang kelakuan anak ABG jaman sekarang yang Subhanallah. Judul beritanya macam-macam yang tentu saja (sengaja dibuat untuk) menarik perhatian, salah satunya berjudul; Inilah Gaya Pacaran Seleb(gram) X. Biasanya judul akan disertai foto mesra mereka yang mengalahkan foto mesra pasangan yang sudah halal. Isinya tidak lain dan tidak bukan adalah foto-foto lagi; foto gandengan, foto pelukan, foto pangkuan, foto (maaf) ciuman, dan foto lainnya yang jika dilihat akan mengakibatkan radang mata dan juga hati.

Karena itu, saya jadi tergelitik untuk membuat judul artikel saingan 😀 yaitu Inilah Gaya Pacaran Seorang Muslim, mengingat mayoritas penduduk negara tercinta kita beragama Islam. Dari sekian banyak muslim Indonesia terutama ABG muslim, tentu ada yang bertanya-tanya di dalam hati; bagaimanakah gaya berparacan bagi seorang muslim? Apakah seperti yang dipertontonkan oleh mereka (red: pasangan belum halal)?

Jawabannya tentu saja bukan seperti itu. PACARAN di dalam Islam hukumnya HARAM, KECUALI dilakukan setelah MENIKAH! Jadi, gaya pacaran seorang muslim hanya bisa diterapkan dengan syarat mutlak yakni menikah dulu, ijaq qabul dulu! Lalu setelah itu, mulailah pacaran dengan pasangan.

Jangan salah, seorang muslim yang baik, yang telah menikah tentu saja, tidak kalah romantis dengan mereka di luar sana. Keromantisan dimulai ketika memasuki kamar pengantin baru. Ets jangan berfikir terlalu jauh. Di malam pertama, sepasang pengantin baru yang belum saling mengenal karena menikah tanpa pacaran akan menghabiskan waktunya dengan saling bertukar cerita serta tentu saja saling mencuri pandang. Ingin memandang wajah pasangan halalnya yang belum lekat diingatan tapi masih merasa malu.

Biasanya salah satu akan tertidur lebih dulu karena lelah bercerita. Maka yang masih membuka mata adalah pemenang di malam pertama karena dialah yang bisa menatap wajah pasangannya lekat-lekat yang sudah terlelap dengan pulas. Diam-diam akan merekam dalam-dalam betapa lucunya wajah pasangannya ketika tidur dengan bibir sedikit terbuka. Ia juga akan bergumam betapa ternyata sang pasangan sangat menarik dan juga menawan.

Lalu seiring berjalannya waktu, akan ada momen-momen yang diberi judul ‘pertama kali’. Pertama kali saling bertatapan lama, pertama kali saling melempar senyum, pertama kali saling bergandengan, pertama kali saling mengucap kata cinta, pertama kali berpelukan, pertama kali saling … hem silakan diteruskan sendiri. Semua hal tersebut akan terasa fresh karena dilakukan untuk pertama kali. Dan terasa bahagia karena dilakukan setelah menikah sehingga tak akan menerima komentar yang mengandung caci maki serta bully seluruh rakyat Indonesia. Sebaliknya, yang terjadi adalah pasangan baru yang halal ini akan dibanjiri doa restu agar bahagia selalu, saat ini, hingga nanti.

Nah, adik-adik yang saya cintai serta rekan-rekan sejawat yang sudah tidak muda lagi :D, saya infokan sekali lagi bahwa gaya pacaran seorang muslim hanya berlaku ketika telah menikah.

Bagi kalian yang masih sibuk sekolah, maka fokuslah belajar saja! Apalagi belajar agama! Rasa suka memang bisa datang tiba-tiba, tapi tenang, semua bisa diredup dengan terapi; mengisi waktu dengan hal-hal positif, karena sesungguhnya memikirkan anak orang hanya bisa hadir ketika kita tidak punya kerjaan 😀

Tak usah terpengaruh dengan berita ini dan itu, dengan trend ini dan itu. Tak apa dikatakan kurang gaul, kurang piknik, dan kurang-kurang lainnya asal bukan (dikatai) kurang ajar! Teruslah mengingat kedua orang tua yang sudah susah payah membesarkan. Jangan mencoreng nama baik mereka. Sebaliknya angkat derajat mereka dengan memiliki sikap yang santun, yang shalih.

Bagi yang sudah dewasa, yang sudah ingin merasakan namanya mencinta dan dicinta, maka menikahlah. Menikahlah dan mulailah -PACARAN HALAL-mu. In syaa Allah sebuah kebaikan (ingin menikah) akan dimudahkan jalannya oleh Allah ^^

Selamat berusaha untuk halalisasi 😀

Dan tetap semangat! ^^

_Nurhudayanti Saleh_ (Wotu, 28/09/2016. Meluapkan rasa rindu pada Lopita)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s