Akhlak dan Nasehat

TATA CARA SHALAT GERHANA

gerhana1

1. Bertakbir, membaca doa iftitah, ta’awudz, membaca surat al-Fâtihah, dan membaca surat panjang.

2. Ruku’ dengan ruku’ yang panjang.

3. Bangkit dari ruku’ (i’tidal) seraya mengucapkan : سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

4. Tidak sujud (setelah bangkit dari ruku), akan tetapi membaca surat al-Fatihah dan surat yang lebih ringan dari yang pertama.

5. Kemudian ruku lagi dengan ruku yang panjang, hanya saja lebih ringan dari ruku yang pertama.

6. Bangkit dari ruku (i’tidal) seraya mengucapkan: سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

7. Kemudian sujud, lalu duduk antara dua sujud, lalu sujud lagi.

8. Kemudian berdiri ke rakaat kedua, dan selanjutnya melakukan seperti yang dilakukan pada rakaat pertama.

9. Tasyahud

10. Salam

Shalat Gerhana 2 rakaat. Perbedaan utamanya dengan shalat yang lain adalah dalam setiap rakaat, 2 kali ruku.

Juga disunnahkan setelah shalat ada khutbah dan anjuran bersedekah.
Mari Hidupkan Sunnah!!
wallohu a’lam.

(Ustadz Yusran Anshar Lc. MA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s