Akhlak dan Nasehat

Ingat Mati!

matiSaudariku, bukankah nafas ini Allah yang memberi? Bukankah Bumi tempat kita berpijak, Allah yang menciptakan? Bukankah reseki dan pekerjaan yang telah kau dapatkan adalah tanda kasih sayang Allah pada dirimu?

Lalu saudariku, mengapa engkau masih enggan untuk shalat? Untuk bersujud kepada Allah sebagai bentuk terima kasihmu kepada-Nya? Lalu, mengapa pula engkau enggan menutup aurat sebagai bentuk syukurmu kepada-Nya?

Tidakkah kau menyadari satu hal, bahwa ketika Allah yang memberi kita nafas, maka Allah pula yang berhak untuk mengambilnya kapanpun Dia mau, mengambilnya sewaktu-waktu di waktu yang tidak satu pun manusia tahu termasuk dirimu saudariku.

Ketika Allah mengambilnya, masihkah dirimu bisa tertawa? Masihkah bisa berkumpul dengan orang-orang yang engkau cinta? Masihkah bisa bersenang-senang seperti saat ini? Jawabannya TIDAK, saudariku! Ketika Allah telah mengambil nafas kita, tak ada lagi yang tersisa kecuali amal kita di dunia, amal ibadah yang ternyata tak pernah kau lakukan semasa hidup.

Saudariku, masihkah kau tidak menyadari? Ataukah duniamu terlalu silau hingga tak mampu lagi melihat dengan hati yang bersih? Jika begitu, satu nasehat untukmu, nasehat yang semoga meruntuhkan kesombonganmu di dalam hati; INGATLAH MATI!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s