Akhlak dan Nasehat

~Ramadhan~

(Semestinya) ketika kita mendengar kata Ramadhan, maka hati kita berbunga-bunga. Layaknya baru saja mendengar nama seorang kekasih yang sebentar lagi akan menemui kita sekian lama dan kita sangat merindukannya.

Ramadhan adalah bulan yang amat mulia. Segala amal ibadah dilipat gandakan sebanyak-banyaknya oleh Allah. Tidak heran, ketika Ramadhan, orang yang tadinya tidak pernah menyentuh Al-Qur’an tau-tau semangat untuk menamatkan Al-Qur’an. Orang yang tidak pernah shalat, tau-tau rajin nongkrong di masjid. Orang yang tidak pernah berjilbab, tau-tau sibuk mempelajari tutorial berjilbab.

Hanya saja, sayangnya kerap kali amalan-amalan tersebut hanya bertahan di bulan Ramadhan. Setelahnya? Kebanyakan dari kita meninggalkannya tanpa sisa. Bahkan ada yang hanya bertahan di awal, tidak sampai di akhir, tidak finish.

Padahal, hakikatnya Ramadhan adalah bulan latihan. Dengan maksud, setelah Ramadhan meninggalkan kita, kita tetap mengerjakan amalan-amalan tersebut. Itulah mengapa Ramadhan itu berjumlah 29-30 hari, karena menurut hasil penelitian; sesuatu yang rutin kita lakukan selama kurang lebih 30 hari, maka akan menjadi sebuah kebiasaan.

Jadi, yuk persiapkan diri-diri kita untuk menghadapi Ramadhan yang tinggal beberapa hari. Tulis target-teget kita lalu tempelkan di dalam kamar agar menjadi motivasi tersendiri setiap kali kita memandangnya. Misal, target khatam minimal sekali, target shalat tarawih, tahajjud, dhuha full selama bulan puasa, target sedekah setiap hari, target menghafal sekian surah atau juz, dan lain sebagainya yang menurut kita, kita sanggup melaksanakannya.

Jangan pernah menyia-nyiakan momen bulan Ramadhan dengan hal-hal yang sia-sia, seperti sibuk memikirkan mau buka puasa di mana dan sama siapa, sibuk memikirkan menu kue dan baju lebaran. Ingat, Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun. Tentulah sebuah kenikmatan terbesar ketika Allah menyampaikan kita pada bulan Ramadhan. Karena Itu berarti, Allah masih memberi kita kesempatan untuk meraup, mengumpulkan amal kebaikan sebanyak-banyaknya sebagai bekal di akhirat kelak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s