Akhlak dan Nasehat · Serba-serbi

Coba Saja Sendiri

Apa nggak panas? Nggak gerah? Nggak ribet? Nggak ganggu aktivitas? Nggak takut keserimpet? Nggak takut nggak dapat kerja?

Dan lain sebagainya. Begitulah kurang lebih pertanyaan yang muncul di kepala orang-orang ataupun yang terlontar dari mereka yang masih menatap aneh seorang wanita yang berjilbab syar’i.

Tidak salah, pertanyaan tersebut wajar-wajar saja karena mereka tidak tahu, tidak pernah mencoba sehingga tidak pernah merasakan. Hanya saja, yang sedikit salah adalah ketika kita menjudge dan menghakimi padahal kita sendiri belum pernah mencoba untuk memakai jilbab syar’i.

Saya bisa menjawab semua pertanyaan itu karena saya sudah mengenakan jilbab syar’i sejak 8 tahun lalu. Selama itu saya sama sekali belum pernah mengeluh kepanasan kecuali di awal-awal memakai jilbab, setelahnya saya merasa adem-adem saja, bahkan dengan berjilbab syar’i saya cuukup terlindung dari sengatan matahari yang memanggang.

Ribet? Tidak juga. Ribet bisa saja ada jika kita yang membuatnya ribet sendiri. Kalau kita sudah enjoy, mana ada kata ribet lagi. Berjilbab syar’i itu simple. Kita tidak butuh banyak peniti, pentul, apalagi bros di sana-sini.

Mengganggu aktivitas? Keserimpet? Hem yang ini sih tergantung kitanya aja. Dulu saya mahasiswa biologi yang dituntut untuk melakukan beberapa praktikum dan naik turun tangga. Alhamdulilah saya dan teman-teman belum pernah gagal praktikum karena jilbab kami, kami juga tidak penah menjatuhkan alat-alat praktikum karena jilab kami, kami juga belum pernah sama sekali jatuh akibat jilbab kami sendiri. Sama sekali belum pernah. Tapi, jika suatu hari itu terjadi, maka itu bukan karena jilab kami tapi karena kecerobohan kami. Dan kecerobohan bisa dilakukan oleh siapa saja, baik yang berjilab ataupun tidak🙂

Tidak dapat kerja? Oh jangan pesimis begitu, banyak muslimah yang berjilbab syar’i dan mereka mapan dengan pekerjaanya. Ada yang guru, dosen, dokter, bahkan ada yang kerja di tambang.

Yang perlu dicatat dan disimak baik-baiak adalah, ketika Allah telah menetapkan sebuah syariat (berjilbab syar’i) maka syariat tersebut tentu tidak akan menyusahkan dan membebankan seorang hamba. Jika ada yang terbebani, itu karena seseorang itu yang membebani dirinya sendiri dengan pikiran-pikiran negatif serta pesimis; tidak yakin pada Allah.

Singkatnya, stop berfikir begini dan begitu, kita hanya perlu mencoba dan rasakan sendiri^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s