Akhlak dan Nasehat · Serba-serbi

Cinta Tersangkut Dunia Maya

Sosial media sudah sangat menjamur, mulai dari orang yang jamuran sampai yang hobi makan jamur telah mengenal dengan baik media yang satu ini. Banyak macam model social media, tapi hampir semua memiliki fungsi yang sama, yaitu mempermudah hubungan dua orang yang saling berjauhan. Jarak bukan lagi masalah jika telah mengenal social media, bahkan orang yang belum pernah kita temui sebelumnya bisa menjadi sahabat, orang yang berada di negara tetangga berubah menjadi tetangga rumah.

Karena kecanggihan social media, banyak orang yang memanfaatkannya untuk mencari jodoh. Hem, saya yakin ada yang sedang senyum-senyum membaca bagian yang ini. Tidak salah lagi, banyak dari kita pernah mengalami, ada yang sebagai pelaku dan tentu ada juga yang menjadi korban si pelaku. Dan kebanyakan (menurut hasil survai selama ini) pelakunya adalah seorang laki-laki dan yang menjadi korban tentu saja sang wanita.

Saya sudah tidak ingat jelas kapan tepatnya saya menggunakan facebook, mungkin sekitar 4 tahun yang lalu. Selama 4 tahun itu tidak sedikit teman-teman yang bercerita tentang ‘penipuan’ yang mereka alami. Dan tidak sedikit pula yang saya alami secara langsung😀

Kebanyakan tema cerita mereka sama, ‘ditipu’ oleh seorang laki-laki yang sama sekali belum pernah mereka temui. Mereka dijanjikan menikah. Sejatinya, wanita adalah makhluk yang paling perasa. Sedikit banyak ia akan memakai perasaannya sebagai ukuran sebuah kebenaran. Nah, ketika sang lelaki berhasil menyentuh relung hati terdalam seorang wanita maka sang wanita bisa saja langsung mempercayai semua pengakuan dan perkataan sang laki-laki, meski sang laki-laki belum pernah menampakkan diri sekalipun.

Kasus yang banyak menimpa sang wanita adalah patah hati setelah ia mengetahui bahwa ternyata dia bukanlah satu-satunya wanita yang dijanjikan menikah oleh laki-laki maya tersebut. Mereka merasa ditipu mentah-mentah, masak-masak, bahkan hangus-hangus. Jika sudah begini sang wanita tentu tak bisa melakukan apapun, gimana mau datang ngelabrak, tahu alamat rumah sang laki-laki aja nggak. Dan inilah alasan yang kerap kali membuat seorang laki-laki ganjen seenak hatinya mengajak menikah wanita manapun yang ia suka. Setelah semua wanita yang ia suka tertipu barulah ia memilih satu yang tebaik dan yang lain ia jadikan cadangan.

Tapi anehnya setelah ia mimilih, dia toh tidak melaksanakan janjinya untuk menikahi, karena sebenarnya sang laki-laki ganjen sejak awal hanya ingin bermain-main. Ya sebagai pengisi waktu luang, sebagai teman kencan saat on line di dunia maya. Karena bisa jadi di dunia nyata dia juga sudah punya kekasih, wanita yang tentu saja berhasil ia yakinkan dengan janji yang sama😀

Lalu siapa yang salah? Mungkin sang laki-laki akan membela diri dengan berkata; si wanitanya saja yang begitu polos, mana ada hal seserius itu di dunia maya. Atau sang wanita akan balik membela diri; laki-lakinya saja yang emang ganjen dan pengecut, berani berkata tapi tidak berani bertindak.

Sudah-sudah, jangan saling menyalahkan. Yang pertama kali salah adalah hubungan di antara keduanya. Sebagai muslim(ah) sudah seharusnya kita menyadari dan mengetahui bahwa di dalam Islam tidak dibenarkan atau dilarang keras adanya hubungan asrama eh asmara antara lawan jenis sebelum ada pernikahan. Entah itu pacaran, HTS-an, TTM-an, atau TTS-an 😀

Nah, jika kita sudah tahu hukum larangan tersebut, dengan sendirinya, baik laki-laki dan perempuan tentu akan menghindari hal-hal yang bisa memancing timbulnya virus-virus cinta. Salah satunya dengan mengurangi atau menghindari interaksi dengan lawan jenis di dunia maya (maupun di dunia nyata). Jika memang harus, maka pastikan hal itu adalah hal yang benar-benar penting dan tidak akan menimbulkan fitnah.

Jika ternyata setelah kita berusaha untuk mencegah namun ada saja yang nekat mendekat, maka katakan padanya dengan tegas; Maaf kita putus eh Maaf saya bukan wanita gampangan atau saya bukan laki-laki murahan😀

Ketegasan kita insya Allah akan membendung semua usaha syetan dalam menjerumuskan kita pada perkara hati yang jika sudah terinfeksi begitu susah untuk diobati. Sebagai seorang wanita dan juga lelaki kita harus punya harga diri. Jangan mudah terprovokasi.

Lalu bagaimana jika ada seorang laki-laki yang menyukai seorang wanita yang dikenalnya lewat dunia maya dan berniat ingin menikahi. Apa yang harus ia lakukan?

Jika ada yang benar-benar menyukai dan sungguh-sungguh ingin menikahi meski hanya mengenalnya lewat dunia maya *em emang ada? -,-a maka cara tepat adalah ta’aruf. Atau langsung mendatangi wali si wanita, bukan malah mendekatinya di dunia maya. Tapi sebelumnya, jangan lupa untuk cari tahu tentang si wanita; karakternya, baik buruknya, kriterianya, keluarganya, pendidikannya, kebiasaannya, dan lain sebagainya yang mungkin menurut si laki-laki penting untuk diketahui, serta terakhir cari tahu alamat lengkapnya lewat saudaranya atau teman dekatnya.

Loh kenapa bukan lewat si wanita senidri? Loh, kita kan udah bilang tadi, sebaiknya menghindari interaksi yang bisa menimbulkan fitnah. Kalau tanya langsung ke wanita yang bersangkutan, bisa-bisa keduanya teserang penyakit hati karena tahu sebentar lagi akan dinikahi. Ingat, jangan biarkan sedikit pun pintu setan itu terbuka. Dan bukankah sebuah kejutan indah itu lebih manis; tiba-tiba dilamar oleh seseorang di hari yang cerah ^_^

Satu lagi, jangan pernah melupakan bahwa jodoh adalah ketetapan Allah. Jika kita sudah berusaha dengan cara yang baik lagi halal lalu gagal, maka itu berarti sang wanita bukanlah jodohmu. Sungguh, Allah telah menyiapkan wanita yang lebih baik untukmu. Jadi, jangan pernah berhenti berusaha mencari😀

_Nurhudayanti Saleh_

4 thoughts on “Cinta Tersangkut Dunia Maya

    1. kalo ada cowok pernah bela cewek ketika pernah di marahin sama orang,dan cowok ini baik juga pada cewek apa cowok itu suka sama cewek ini

      Suka

  1. kalo ada cowok tiap hri membri prhtian ke kita slalu ingn tau urusan pribadi kita pdhl gk smua hrus di critakn kita jg ingn punya privasi sndri yg gk ingn orng lain tau.apakh laki2 tu jg suka pd kita?

    Suka

    1. Em, bisa jadi ya, bisa jadi juga gak. Yang jelas, dia laki-laki yang ngak pengertian. Karena kalau dia pengertian dan perhatian, harusnya dia tahu kalau kamu butuh privasi dan gak suka dengan sikapnya yang seperti itu.

      Bisa jadi dia cowok yang pengin kamu perhatiin, makanya dia merhatiin kamu dengan harapan kamu balik merhatiin dia.

      Intinya, kalau dia suka sama kamu, dia harus berani mengaku. Kalau udah ngaku, kamu tanya deh, kelanjutannya harus gimana. Kalau dia ngajak kamu pacaran, langsung TOLAK. Mana ada cowok baik ngajak pacaran. Cowok baik itu ngajaknya langsung ke pelaminan ^^

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s