My Diary

Gak Galau Lagi

4f27a3e75f7daSAY-NO-TO-GALAU-DONKMeski udah mau tahun baru, istilah gue masih aja ‘galau’. Udah beberapa hari ini gue galau banget. Akibatnya berat badan gue turun lagi. Ah, gue itu ya kalau mikirin yang serius-serius pasti ngaruh ke berat badan gue. Semakin berat masalah yang gue pikirkan semakin ringan berat badan gue. Jadinya gue sih gak ada istilah program diet karena dengang sekali mikir, masalah berat badan teratasi😀

Gue mikirin apa coba? Mikirin nikah? Bukan. Gue gak ada rencana nikah tahun depan meski umur gue udah seperempat abad mei tahun depan. Soal nikah gue serahin sepenuhnya sama Allah, gue sih nunggu dipertemukan aja ma sang jodoh. Soal itu kapan, gue insyaAllah bersabar ^_^

Yang lagi gue pikirin itu tentang masa depan gue. Tentang apa yang harus gue lakuin biar tetap exis di bumi. Tentang bagaimana orang-orang di sekitar gue berhenti bicara tentang duit, duit, dan duit.

Jujur sejujur-jujurnya, gue rada gak suka kalau ada yang selalu saja mengaitkan segala sesuatu dengan uang. Yang terlalu menuhankan uang. Gue tahu, kita gak bisa ngapa-ngapain kalau gak ada uang. Mau lanjut kuliah mesti ada uang, mau makan mesti ada uang, mau ini dan itu mesti ada uang. Tapi sebelum uang, bukankah ada yang namanya semangat, ada yang namanya usaha. Uang itu gak jatuh dari langit. Uang itu dicari.

Nah, usaha ini lah yang lagi gue pikirin. Gue harus ngapain nih biar dapat uang banyak, biar bisa mewujudkan semua yang gue inginkan. Apa yang gue bisa? Karena gue yakin semua orang dilahiran dengan potensi bahkan seseorang yang dilahirkan cacat sekalipun. Dan di antara mereka ada yang jauh lebih sukses dibandingkan gue. Ah, gue malu banget. Gue ternyata cuman secuil ‘tai kuku’.

Menulis. Inilah yang gue bisa. Inilah potensi pertama yang gue dapat dalam diri gue setelah menggalinya bertahun-tahun. Menulis. Sekarang ini gue lagi aktif-aktifnya ngikutin lomba yang hadiahnya tentu aja uang. Dengan gitu gue bisa nabung buat mewujudkan semua impian gue. Tapi, tapi itu kalau gue menang. Kalau gak? Ya gue gak dapat apa-apa.

Handmade. Ini potensi kedua gue. Gue yakin gue bisa menghasilkan uang dengan menjual handmade hasil rancangan gue. Yang jadi masalah adalah gue gak punya modal untuk memulai usaha gue yang satu ini. Tapi tenang, nyokap gue sepertinya bisa minjamin modal meski gak gede. Ah, kalau yang ini soal waktu aja. Waktu untuk membeli semua bahan, waktu untuk ngebuat handmade, waktu untuk promosi, waktu untuk jualan, dan waktu untuk menikmati hasilnya ^_^

Jualan es pisang ijo ala gue. Inilah potensi gue yang gue rasa cukup ‘menjamin’. Tapi untuk potensi gue yang satu ini, gue butuh tempat yang pas. Karena di tempat gue sekarang sudah terlalu banyak orang yang jualan es pisang ijo meski belum ada yang sama dengan yang ada di dalam kepala gue. Gue butuh tempat yang ramai, yang banyak pengunjungnya, di sebuah perkotaan sekaligus kota pariwisata. Dan target gue adalah Jogja. Kenapa Jogja? Em ini kita bahas di lain waktu🙂

Well, akhirnya gue gak galau lagi (untuk sementara sih begitu), gue udah tahu apa yang harus gue lakuin. Gue tahu potensi apa yang ada pada diri gue. Sekarang tinggal actionnya aja. Gue harus bergerak agar bisa mewujudkan semua mimpi-mimpi gue. Gue harus berkeringat lebih banyak dibanding kemarin-kemarin. Gue harus percaya bahwa Allah akan selalu menolong gue, selama gue masih menolong agama Allah ^_^

Nah, buat elu-elu yang lagi galau, yuk akhiri kegalauan dengan memikirkan potensi apa yang ada di dalam diri. Kemudian jika udah ketemu, yuk cepat diwujudkan. Nggak perlu nunggu tahun baru atau lebaran haji. Apalagi nunggu gue nikah dulu. Gak, itu gak perlu. Gue siapa coba? Pembokatnya Dian Sastro aja bukan *eh emang bukan sih😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s