Akhlak dan Nasehat

Waktu Yang Tepat

waktuHidup tidak selalu berjalan seperti yang kita inginkan. Kadang kita dihadapkan pada situasi di mana kita harus memilih tetap dengan kata hati kita lalu kita ‘mati’ atau ikut dengan kata hati orang lain dan kita ‘selamat’.

Saya pun pernah ada di posisi itu, saat orang-orang terdekat saya tidak percaya dengan kemampuan saya, saat mereka menganggap sebelah mata sesuatu yang telah saya pilih mati-matian. Saya dituntut untuk membuktikan atau mengikuti keinginan mereka.

Karena saat itu saya belum bisa membuktikan apa-apa dan saya juga belum memiliki apapun untuk saya jadikan senjata, maka saya pun berbelok mengikuti keinginan mereka. Alasannya satu, agar saya ‘selamat’. Dengan selamat saya masih bisa meraih apa yang saya inginkan bukan? Tapi jika saya memilih ‘mati’ apa yang saya bisa lakukan? Tidak ada.

Jika kita tidak bisa meraih sesuatu, maka tinggalkan. Raih apa yang bisa kita raih saat ini. Bukankah sesuatu yang kita anggap baik belum tentu baik untuk kita saat ini? Lebih dari itu, impian yang kita tinggalkan bukan berarti tidak boleh kita raih di lain waktu kan?

Jika suatu hari nanti, kaki kita sudah lebih panjang, sudah bisa meraih impian kita yang sesungguhnya, maka raihlah. Itulah waktu yang paling tepat dan paling indah ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s