Monthly Archives: November, 2013

Catatan Ngisi Kajian (CNK) – Bagian Pertama

Jogja, 22 November 2013.

Kutatap layar hape berkali-kali dengan rasa bersalah. Aku akan terlambat padahal ini hari pertamaku. Kaki kiriku kuseret dengan paksa. Sesekali aku meringis menahan sakit yang ditimbulkan oleh sepatu anti air itu. Cuaca di Jogja yang akhir-akhir ini basah membuatku membeli sepatu itu di Sanmor UGM hari minggu lalu. Sepatu yang ternyata kecil untuk ukuran kakiku.

Mbak, kalau udah sampai di shalter depan UPN, sms ya. Nanti dijemput.

Beberapa kali sms bernada sama mampir di hapeku, sementara aku masih duduk manis di dalam bis trans. Perjalananku cukup jauh, karena aku tidak berangkat dari kosan. Pagi ini aku dan Mega menyempatkan ke Progo untuk membeli beberapa barang, tapi baru saja tiba di sana aku sudah harus meninggalkan teman sekamarku itu karena harus mengisi kajian di UPN jam 11 teng.

Continue reading →

Ketemu Zida

Jogja, 25 November 2013

Kalau ke tempatnya Mbak, naik bis ‘Tempel’ trus turun di pasar Sleman. Udah itu ke mana lagi Mbak?

Begitulah kurang lebih isi sms yang kukirim pada Mbak Widi, seorang sahabat yang kukenal lewat dunia maya, Facebook. Aku sudah duduk manis di dalam bis setelah sebelumnya bertanya pada seorang ibu, apakah bis yang kini kutumpangi akan melewati pasar Sleman atau tidak.

Meski baru ada dua penumpang, bis sudah meninggalkan terminal Jombor dan melaju ke sebuah daerah yang belum pernah kukunjungi bahkan sekedar kulewati. Aku masih memegang hape putih setiaku. Mbak Widi juga masih setia membalas sms-sms dariku, sms-sms yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan tujuanku bertemu dengannya.

Mbak Widi: Kalau gak, ntar sms aja. Tak jemput. Dari pada kesasar. Kasian, jauh-jauh dari Makassar :D

Aku: Iya, apalagi aku belum nikah :D

Mbak Widi: Hehehe, sayang di sini sudah gak ada yang lajang :D

Continue reading →

Tes Wawancara

Aku menyempatkan mematut wajah di cermin sebelum memasuki ruangan itu, ruangan yang akan menjadi tempat tes wawancaraku hari ini. Penampilan tentu akan menjadi poin pertama saat aku memasuki ruangan itu, ruangan yang entah seperti apa.

“Silakan Mbak …”

Seorang wanita yang sejak tadi berjalan beberapa langkah lebih dulu mempersilahkan aku memasuki ruangan berpintu kaca. Pintu yang dirancang seperti pintu rumah orang Jepang. Di sisi sebelah kiri pintu itu ada seorang pria yang setia menggeser daun pintu itu ke kiri dan ke kanan.

Ruangan itu tidak terlalu besar. Ada beberapa kursi kuliah yang berbaris rapi di dalamnya. Di depan juga ada sebuah papan tulis besar. Sepertinya ini sebuah kelas. Aku menatap sekeliling ruangan dan …, aku baru menyadari satu hal.

Apa? Yang mewawancaraiku seorang laki-laki?

Tadinya, sebelum memasuki ruangan ini, aku sudah membayangkan akan diwawancarai oleh seorang wanita paruh bayah yang begitu keibuan. Aku juga sudah membayangkan bagaimana jalannya wawancara yang hangat dan penuh keakraban. Tapi, semua yang kupikirkan serta-merta bubar jalan saat kudapati seorang pria lain duduk di balik meja. Meja yang di atasnya tertumpuk biodata orang-orang yang telah ia wawancarai hari ini.

“Silakan duduk, Mbak …” Laki-laki itu mempersilahkan aku duduk di sebuah kursi yang berhadapan langsung dengan mejanya. Kalimatnya menggantung. Ia berhenti sejenak sembari mengambil lembar pendaftaran yang baru saja kuisi di meja resepsionis. “Saya panggil apa?” Lanjutnya bertanya padaku.

Continue reading →

Sebab Naskah Kamu Ditolak

Oke, kita masuk ke tujuan artikel ini dibuat. Karena pengalamanku yang satu ini, aku jadi tau alasan-alasan naskah ditolak. Mau tau? simak uraian berikut ini:

1. Naskah kamu nggak nyambung

Contohnya gini: Misalnya di naskah kamu ceritanya: Perusahaan ayah mau bangkrut tapi ayah tetap mentraktir jalan-jalan ke mall. Ini nggak nyambung banget padahal ayahnya mau bangkrut tapi tetap ngabisin duit.

2. Permasalahan Terlalu Banyak

Misalnya: di naskah kamu tokohnya bernama Sinta. Sinta ini adalah anak orang miskin. Sudah miskin, dia dibenci. Tiba-tiba orangtuanya meninggal dan dia sakit kanker. Ini terlalu berbelit-belit atau bahasa yang mudahnya “Permasalahan Terlalu Banyak”

Continue reading →

9 Cara Mudah Agar Naskah Kita Diterima Penerbit

Ikuti persyaratan yang diberikan penerbit.

Misalnya penerbit memberikan batas halamannya minimal 65 halaman, dan maksimal 75 halaman. Kalian jangan buat cerita dengan 60 halaman atau 80 halaman, dong. Ikuti saja syarat penerbitnya.

Misalnya lagi, penerbit hanya menerima novel. Kalian jangan kirim kumpulan cerpen. Misalnya juga penerbit hanya menerima kiriman naskah lewat pos. Jangan kirim lewat e-mail, ya.

Buat cerita dengan tema yang berbeda dari yang lain.

Ini termasuk sulit. Ya, bukannya gampang lho buat cerita berkualitas itu. tapi kita harus usaha, dong. Coba deh buat cerita yang unik, beda dari yang lain, dan gak pasaran tentunya. Cari inspirasi dari hal-hal kecil di sekitar kita!

Temanya apa dong? Oke. Misalnya kalian ingin temanya tentang keluarga. Coba deh buat alurnya itu gak pasaran, gitu lho maksudku. xD

Continue reading →

5 Tips Sukses Agar Bukumu Diterima

Saya akan menjelaskan satu persatu tips jitu yang saya tuliskan di atas sebagai berikut:

Pertama, Untuk siapa buku itu diterbitkan

Ketika kita menuliskan dan menyusun sebuah buku, pertanyaan yang paling mendasar adalah untuk siapa buku itu diterbitkan? Itulah yang paling awal dirasakan oleh seorang penulis. Ketika kita sudah memantapkan diri bahwa buku yang kita tuliskan untuk siapa saja, maka buku itu lebih cocok dalam bahasa yang populer. Tetapi bila buku itu diperuntukkan untuk dunia pendidikan misalnya, maka bahasa yang digunakan haruslah banyak menyinggung soal-soal pendidikan. Untuk siapa buku itu diterbitkan adalah langkah awal kita melangkah menuju ke tahapan berikutnya.

Kedua, Ungkapkan keunikan dalam buku yang anda tulis

Continue reading →

Tantangan Luar Biasa

Tadinya aku berfikir, memutuskan untuk kuliah lagi dan harus mengambil bidang apa adalah hal yang paling menggalaukan dalam hidup. Tapi aku salah besar. Semua pemikiran itu runtuh seketika ketika kakakku menantangku untuk menikah.

Kamu mau aku comblangin nggak. Aku serius nih!

Begitulah kalimat yang ditulis olehnya. Tentu itu kunilai sebagai sebuah candaan.

Nggak usah. Kan aku punya murabbiyah. Biar nanti murabbiyahku aja yang nyariin.

Balasku santai.

Oh begitu. Ya udah, kalau begitu buktikan. Sampaikan pada murabbiyahmu. Bagaimana? Bukankah kita dianjurkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan?

Dug!

Continue reading →

Lomba Menulis Kisah Inspiratif – Inspirasi.co

Penyelenggara: Inspirasi.co

Tema Kegiatan: “Berbagi Inspirasi”

 

Syarat dan Ketentuan:

  1. Genre naskah bebas, peserta bisa menulis cerita berdasarkan pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, maupun kisah fiksi yang dapat memberi inspirasi kepada orang lain.
  2. Naskah asli/bukan jiplakan atau saduran dan belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba lainnya.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia, panjang antara 200-600 kata.
  4. Tulisan diposting di forum Ekspresikan Karyamu! bagian Berbagi Inspirasi di website www.inspirasi.co (Link:http://inspirasi.co/forum/board/11)
  5. Semua peserta wajib mendaftar sebagai member forum inspirasi.co
  6. Mengisi formulir biodata peserta di sini: http://goo.gl/wMIeuR
  7. Naskah diposting antara tanggal 10 November – 10 Desember 2013.
  8. Link tulisan yang telah diposting disebarkan melalui akun media sosial masing-masing seperti Facebook, Twitter, dan lainnya.    

Continue reading →

Cara Mengirim Naskah ke Diva Press

Berikut ini kami lampirkan tata cara mengirimkan penawaran naskah kepada kami, Penerbit DIVA Press:

 

1.   Jika naskah yang dikirimkan adalah naskah fiksi (novel/teenlit), penulis wajib melengkapi naskah tersebut dengan “sinopsis” yang dibuat dalam file terpisah dari isi naskah.

2.   Jumlah halaman naskah novel (selain teenlit) 250–400 halaman dengan format ukuran kertas A4, top 4 cm; bottom 3 cm; left 4 cm; dan right 3 cm, spasi ganda, font times new roman ukuran 12. Untuk naskah anak (untuk pembaca SD-SMP) dengan ketebalan minimal 50-100 hlm, sedangkan cerita anak (untuk TK-3 SD) dengan ketebalan maksimal 50 hlm.

3.   Jumlah halaman naskah novel teenlit 180–220 halaman dengan format ukuran kertas A4, top 4 cm; bottom 3 cm; left 4 cm; dan right 3 cm, spasi ganda, font times new roman ukuran 12.

Continue reading →

Cara Mengirim Naskah ke Penerbit Erlangga

Kriteria naskah:

1. Naskah harus merupakan karya asli
2. Belum pernah dipublikasikan penerbit lain.
3. Memiliki jalan cerita yang menarik.
4. Naskah ditulis dengan rapi (logis dan sistematis).
5. Memiliki peluang pasar yang baik.
6. Tidak menimbulkan kontroversi, terutama berhubungan dengan moral dan agama.
7. Tidak merupakan karya plagiat/pelanggaran hak cipta
8. Lengkapi dengan sinopsis
9. Sertakan kelebihan dan kekurangan naskah yang Anda miliki dibandingkan dengan buku-buku bertema serupa yang sudah beredar di pasar.

Prosedur Pengajuan Naskah:

Jika naskah telah memenuhi kriteria di atas. Kirimkan naskah Anda dengan prosedur sbb:

Continue reading →

Cara Mengirim Naskah ke Penerbit Pro-U Media

Andakah salah satunya yang tertantang untuk mengirimkan naskah (asli atau terjemah) tentang:

1. Pengembangan diri (motivasi);
2. Pernikahan; keluarga; pengasuhan anak (parenting);
3. Pergerakan Islam (harakah);
4. Panduan praktis untuk kebutuhan sehari-hari;
5. Hikmah & kandungan ibadah;
6. Dunia remaja;
7. Gaya hidup islami;
8. Novel islami kehidupan sehari-hari (bukan percintaan). Mohon maaf, untuk saat ini naskah sastra berupa kumpulan cerpen (kumcer) dan/atau puisi tidak kami terima.

Continue reading →

Dunia Tsabita

Berbagi | Cerita | Mimpi

Kakmoly

Bermain kata mengikat rasa

Pamungkas Arjun

You'll Never Walk Alone

Coretan Pensil

walk this way

goresan putih

Melawan tanpa jejak

D L A`s Stories

Mylife, Mydeath are all for Allah SWT.

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Dey Faith Fully

Dambakan imam muda, didiklah diri menjadi makmum muda. Dambakan putera puteri agama, didiklah diri menjadi permaisuri agama

Home of Jum'an

Daily Life & Muslim Blog

sadery9

Just another WordPress.com site

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Laa Tahzan..

Allah senantiasa bersama kita...

RR LOVE and LIFE

ANIMATION : An Inovation from My Creation

Lazione Budy

'Saoirse' is not a word, it's angel

Home Five

Selamat Datang , Silahkan Menikmati Yang Ada Di Sini !!!

Nadhirah!

Jika tak menulis, kau kan benar-benar tiada setelah meninggalkan dunia..

Sweet Chocolate~

Keep trying and FIGHTING!! ^^

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 138 pengikut lainnya.